Perempuan sebagai Pendidik

Metode Mengajar dan Mendidik

  1. Melakukan pendekatan dengan akhlak yang baik.
  2. Senantiasa mengucapkan salam kepada anak didik.
  3. Memotivasi mereka untuk selalu shalat tepat waktu.
  4. Mengingatkan mereka tentang keesaan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
  5. Selalu mengingatkan tentang cinta Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan meneladani beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam.
  6. Menceritakan kisah para Nabi a’alihimus salam, shahabat radhiyallahu ‘anhum, dan pahlawan Islam.
  7. Mengajarkan rukun islam dan rukun iman.
  8. Memberi mereka pelajaran tentang akidah yang benar dan mengingatkan mereka dari akidah yang rusak.
  9. Memotivasi untuk menghapal Al-Quran dan mengamalkannya.
  10. Memotivasi untuk menghapal hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengamalkannya.
  11. Mengajarkan perilaku teladan dan akhlak mulia.
  12. Menarik perhatian anak didik dan menumbuhkan kerinduannya untuk belajar.
  13. Keteladanan.
  14. Memotivasi untuk gemar belajar dan mencintai ilmu.
  15. Mengajarkan etika berbicara dengan orang lain.
  16. Mengajarkan zikir-zikir yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
  17. Mengingatkan tentang halal dan haram.
  18. Melarang bergaul dengan teman yang jelek.
  19. Mengajarkan adab islami.
  20. Mengajarkan menjaga hak orang lain.
  21. Melatih membaca dan menulis secara kontinyu.
  22. Memberikan solusi dari permasalahan mereka.
  23. Memotivasi untuk tekun belajar, serta menghormati ilmu dan guru.
  24. Menganjurkan untuk berpenampilan baik dan bersih.
  25. Melarang untuk taklid buta.
  26. Menganjurkan untuk berbakti kepada kedua orangtua.
  27. Mendidik anak untuk cinta jihad dan keberanian.
  28. Mengajarkan anak perempuan hukum khusus yang berkaitan dengan mereka dan hikmah diturunkannya.
  29. Menyayangi mereka.
  30. Mengajarkan kesabaran.
  31. Menganjurkan memberi maaf (jika itu bermanfaat), menahan emosi, dan membalas kejelekan dengan kebaikan.

Metode Mengajar Mata Pelajaran

  1. Memulai dengan mengucapkan salam.
  2. Memotivasi melalui nasihat ringan.
  3. Memulai menjelaskan pelajaran secara berurutan dan sistematis.
  4. Pemecahan masalah.
  5. Selalu memantau dan mengevaluasi.
  6. Menjauhi kata-kata kotor ketika memarahi anak dan tidak memukul wajah.
  7. Memperhatikan keadaan murid yang bersalah.
  8. Menyampaikan nasihat ringan di akhir pelajaran bila waktu masih tersisa.
  9. Berpisah dengan mereka dengan menyampaikan salam.

Kutipan Bermanfaat dari Etika Menjadi Ibu Guru karya Ummu Mahmud Al-Asymuni, penerbit: Pustaka Elba, Surabaya (dengan perubahan seperlunya dari redaksi www.muslimah.or.id)

Iklan

Silahkan Tinggalkan Komentar :)

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s