“Usiaku Merambat Senja”

Masihkah ada penantianku…

seperti dulu, dalam relung – relung waktu

kutimbun harap demi harap

Di kesendirian… dan di keramaian

Di tengah ceriaku… dan dukanaku

Duhai waktu… waktu ku yang lalu

Dengan sebongkah kisah dan kenangan

Mengapa cepat kalian meninggalkan daku…

Hujan rintik di sore hari

ada hati yang tertindih

Haruskah ku tetap bersedih

Perjalanan panjang hidup ini harus

kutapaki dari pangkal hingga ujung

AKU TAK BOLEH BERSEDIH………. AKU TAK HARUS MERINTIH

karya : Sastrawati tua [Rahmatin as mother]

Gambar

Silahkan Tinggalkan Komentar :)

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s